Theranos adalah nama perushaan yang didirikan Elizabeth Holmes. Bergerak
di bidang tes darah (blood testing). Bisnisnya menggucang mainstream karena ia mnemukan teknologi baru yang membuat
tes darah bisa dilakukan 10 kali lebih cepat, 10 kali lebih murah. Disruptive Innovation. Inovasi yang menjungkirbalikkan pola-pola lama yang too
mainstream. Karena terobosannya yang inovatif, Theranos perushaan yang ia dirikan itu, kini
bernilai Rp 90 triliun.
Yang mencengangkan adalah elizabeth yang muda dan rupawan itu, mendirikan
perusahaannya, Theranos saat usianya baru 19 tahun. Kalau lihat kisah seperti mbak Elizabeth ini, rasanya selalu ingin kembali ke masa
muda, masa usia 17an tahun hehe.. Maka jika Anda masih belia, usia dibawah 23, yuukk wujudkan segera imajinasimu.
Saat masih belia, punya cadangan waktu yang melimpah jika menghadapi kegagalan. Saat sudah usia 30 tahun dan menikah, anda tak akan punya lagi banyak ruang untuk berimajinasi. Dan bereksperimen. Mimpi2 liar anda kian redup. Maka jangan pernah sia-siakan masa mudamu hanya dengan sejarah kosong nan membosankan. Seperti: Kuliah > lulus > kerja > menikah > punya anak > pensiun. Betapa linearnya hidup kalau hanya seperti ini. Saat usia 19 tahun, dan berniat mendirikan perusahaan, mbak Elizabeth yang cantik ini masih duduk di bangku kuliah tingkat dua. wow...
Saat masih belia, punya cadangan waktu yang melimpah jika menghadapi kegagalan. Saat sudah usia 30 tahun dan menikah, anda tak akan punya lagi banyak ruang untuk berimajinasi. Dan bereksperimen. Mimpi2 liar anda kian redup. Maka jangan pernah sia-siakan masa mudamu hanya dengan sejarah kosong nan membosankan. Seperti: Kuliah > lulus > kerja > menikah > punya anak > pensiun. Betapa linearnya hidup kalau hanya seperti ini. Saat usia 19 tahun, dan berniat mendirikan perusahaan, mbak Elizabeth yang cantik ini masih duduk di bangku kuliah tingkat dua. wow...
Ia memutuskan untuk keluar kuliah agar fokus pada bisnisnya, pada perusahaan yang ia dirikan, dan bernama Theranos. Yang mengharukan, saat ia minta ijin orang tua untuk berhenti kuliah, sang ortu
langsung bilang : go for it. Mbak Elizabeth memang punya passion besar untk membangun bisnis di bidang
kesehatan. To help people. Begitu spiritnya.
Ibunya bilang begini : "What do you want for your children? To follow
their dream. To help people. To change the world". Oh keren sekali.
Beruntung, Elizabeth punya orangtua yang suportif terhadap imajinasi dan impian-impiannya.
Orang tua yang paham dengan passion anaknya. Sbb kadang masih ada ortu yang terlalu mamaksakan kehendaknya (kamu harus
kuliah di jurusan ini! Kamu kerja saja, jangan jadi pedagang!). Maka berbahagialah kalian, yang punya ayah dan ibu selalu mendukung setiap
jejak langkah yang ingin kalian ayunkan. Ayah dan ibu bukan saja membesarkan dg kasih sayang, namun juga
selalu suportif dan yakin dengan impian-mimpi yang ingin diwujudkan anaknya.
Maka, dengan perantara blog ini, sampaikan salam kami untuk ayah ibu
kalian. Peluklah mereka dengan kehangatan
Teriring juga doa bagi ayah & ibu, dimanapun mrka berada, yg selalu
percaya dg mimpi2 indah anaknya.
