KENANGAN DIMATA DUNIA
Oleh: Rafis Better
Hm . . . ini bukanlah sekedar cek suara…
ku coba mengalih kan perhatian dunia
dengan secarik kertas bertuliskan kata
sederhana
dengan tinta semangat, untuk mereka …
… Tercinta...
Cobalah pandang kesana, Kesatu titik nan
jauh ujung disana
Sekelebat kuingat sore-sore dimasa lalu
Kala kami berlarian mengejar bus kota
Sambil kuseret koper merahnya. . .
Rindupun kini semakin merenta, bagaikan hati
yang tak bertuan
Remah-remah air matapun kini saatnya tuk menyeru…
Menjadi kata yang tak terelamatkan oleh
lengan-lengan waktu
“Tubuh ini bukanlah milikku, Bukan juga
diberikan untukku
Ah… ini hanya kenang-kenangan”
Wahai engkau anak muda...
Jadilah dirimu bak lentera, selalu berusaha
terang,
walau ada yang lebih terang darimu
Terangilah dirimu...
Terangilah masa depan disetiap derap hentak
langkahmu
Tak peduli lewat apa semua terjadi. Tak
masalah, meski lewat kejadian sedih dan menyakitkan
Detik ini ku untai harapan senja bagi penyemangat
dirimu
Dimata Dunia Mu
esok…
esok...
esok... akan ku awali menerangi penglihatan dunia…
R.