TAKE OVER


Setibanya di kantor pagi tadi yang kebetulan telat hanya beberapa menit saja. Kusodorkan ibu jariku kepada petugas yang hendak melakukan absent. Karena absensi menggunakan sidik jari, jadi tidak seperti dikantor lain yang bisa pulang begitu saja dengan Cara titip absent. Standard kualitas ISO memang harus tetap dipertahankan, walau sekecil apapun itu.

Tidak begitu banyak tugas yang harus diselesaikan, hanya beberapa instalasi
kurang lebih satu jam sudah terselesaikan. Selebihnya utak-atik komputer sana sini, Dan beberapa milis yang harus dibaca berasal dari group Foto Hebat dan beberapa layout pada Sisi-sisi blogger yang membtuhkan Updatean agar terlihat sedikit lebih indah dan menarik.

Tak terasa haripun sudah hampir petang, mataku terbelalak dengan sosok mata yang tajam memperhatihan detakan jarum jam yg hampir tutup usia masuk kerja pada hari itu. Sedikit tugas kampus yang hampir terselesaikan bisa dibilang nanggung jika tak diselesaikan pada saat itu. Dan tugas ini membutuhkan koneksi internet, dimana di kosan tempat aku ngekos tidak memiliki koneksi internet. Jikalau itupun ada tetap aku tidak bisa mengerjakan karena laptop satu-satunya yg kumiliki sudah mememutuskan hubungan krjanya denganku. Yang terpaksa ku bersiap-siap tuk mencarikan pengganti yang lebih baik darinya.

Entah kenapa disela-sela waktuku yg sudah OVER, ada seorang wanita yang sengaja menghampiriku agar aku datang kekantor tempat dia bekerja. Lalu aku bertanya, "ngapain aku ke situ" ada apa? Semakinku menolak dia semakin bersikeras mengajakku. Tp aku tetap mempertahankan pendirianku, aku hanya sekedar menyodorkan kepala untuk menghargai permintaannya. Dan akhirnya diapun berkata "ya udah, tunggu sebentar yaa, aku mau belikan jamur buatmu" tolakan demi tolakan terlontar begitu saja, dan pekrjaankupun semakin kupercepat penyelsaiaannya. Yang akhirnya terselesaikan juga sebelum dia tiba.

Dengan langkah yang begitu pasti, dengan semangat tuk terhindar dari tawaran masakan kuliner jamur. Kelihatannya enak sih, tp saat itu aku memang terburu-buru, karena malam ini aku hendak kerumah sakit, tuk menjenguk sepupu yang sedang dirawat di RS. Harapan Depok, dan kebetulan hari ini tidak ada jam kuliah dari kampus.

Sesampainya diparkiran, aku hendak memanaskan motor, wanita tadi marah-marah melalui chat ✉Î’̣̣̥ВМ̲̣̣̥. Dia mengatakan aku tidak menghargai pemberiannya, padahal aku tidak bermaksud untuk itu. Hanya saja aku begitu sungkan tuk menerima pemberian orang lain kepadaku.

Mampir sebentar kekosan, untuk sedikit mengganjal perut agar slalu berisi ktika di RS. Nanti.

Sesampainya di Rumah Sakit, dengan proses perjuangan tuk sampai di sana dengan brtanya kebeberapa orang yang sedang duduk di pingiran jalanan.

Pintu kamar Rumah Sakit yg sengaja tidak dikunci, agar org yg keluar masuk tidak mengalami kesulitan.

Kasian sih melihat sepupu aku itu, badannyapun telah mengurus, hanya bebrapa hari saja dirawat. Tapi aku juga ingin kembali kemasa kecil dulu, kasih sayang tercurah kepadanya, dielus, dicium, dengan penuh manja. Tatapan matanya bagaikan peluru yang siap menerobos sasaran dari kekeran yang begitu akurat tepat pada sasaran. Linangan airmatanya semakin terlihat ketika sentuhan-sentuhan halus dipipinya, seakan ingin bercerita mengadu nasib apa yang saat ini sedang ia rasakan. Getaran bibirnya semakin terlihat ketika sambutan rasa haru yang menyelimuti dirinya. Lirikan matanya seakan menarik hati yang Lara, yang merindukan harapan kesembuhan dirinya. Berbahagialah dikau wahai anak kecil, doaku selalu menyertaimu.

Haripun sudah larut malam, waktu menunjukkan pukul 23.30, sudah saatnya tuk mengambil posisi tempat peristirahatan senyaman mungkin. Tetapi pada malam itu, kulaju keretaku yg biasa mengantarkanku pergi menjelajahi kehidupan ini. Menuju suatu tmpat di sebelah utara Depok, yaitu Mampang Depok.

Mampang Depok keretakupun terhenti tuk bertemu dengan sesosok wanita yang cukup begitu lama kami tak bersua.
Semenjak lebaran kemaren hingga tadilah waktunya menghilangkan kerinduan dihati ini. Beliau adalah kakak ku yang terakhir dari 4 wanita brsaudara.

Selepas melepas kangen, dan ceritapun hampir sampai pada penghujungnya, semntara waktu sudah larut malam. Waktu menunjukkan Pukul 01.00WIB, sudah saatnya untuk mengendurkan otot-otot yang kaku karena lelah yang menghampiri disepanjang kegiatan pada hari ini. Melihat waktu yang begitu larut, sudah sepatutnya burung kembali kesarangnya untuk peristirahatan agar hasil kerja pada esok hari lebih maksimal.

Sengaja aku membwa beberapa lembar kardus untuk tugas campus. Dan Mampir sebentar di kios abang yang begitu sederhana namun keindahan mungilnyalah yg begitu menyejukkan hati ketika memandang dari ketinggiannya. Hendak mengikatkan kardus tadi pada penyangga keretaku, sesosok abang si pemilik kios itu menghampiri lalu berkata sepatah dua patah kata kepadaku. Beliau berkata "jika memiliki masalah baik dari segi keuangan ataupun dari segi yang lainnya, jangan sungkan untuk berceritra, bertukar pendapat dengan beliau untuk mencari solusi terbaik agar meringankan sedikit beban yang membutuhkan penyelesaiaan. Tidak bermaksud untuk menolak tawaran dari seorang abang yg telah mendidikku sekian tahun lamanya. Namun aku hanya ingin memecahkan masalah yang aku alami nanti dengan kebijaksanaan yang kumiliki. Agar kebijaksanaan itu berkembang menjadi senjata bumerang buatku untuk menolong, memotivasi Dan menginspirasi banyak orang.

Niat inilah yang selalu kutanamkan dalam diri ini. Karena rasa kasih sayang yang kumiliki tidak memiliki batas usai, kasih sayang yang kumiliki bagi mereka yang membutuhkan dan aku akan selalu memberikan yang terbaik bagi merka yang meridukan kasih sayang yang mendalam sedalam samudera yang membutuhkan ala rintang dan strategi yang siap bersaing dalam kancah persaingan yang begitu ketat menuju kedamaian abadi.

#Sebuah Catatan Harian Rafis Better 28/Sept/2012-04.00

Rafisbetter

Adalah Trainer dari Timbelajar.com yang memungkinkan Anda untuk menambahkan knowledge, teman, bahkan relasi bisnis anda. Bayangkan, bisnis anda semakin bertumbuh dengan terbentuk suatu ekosistem positif. Anda dapat berbincang-bincang dengan menghubungi email di timbelajarindonesia@gmail.com. Sampai ketemu di member area yaa ^_^